Jumat, 16 Juli 2021

Multiplekser

Multiplekser atau disingkat MUX adalah sebuah rangkaian kombinational  yang sering ditemui dalam bentuk komponen IC  seperti IC jenis seri 7400 (74157, 74158, 74153 dan lain-lainnya).  multiplekser yang memiliki banyak inputan (masukan) dan akan diteruskan menjadi 1 output (keluaran),  dimana iput yang banyak tersebut ditentukan oleh signal yang ada dibagian kendali multiplekser (select), untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:

Rangkaian Logika Dasar - POLINES: Memahami Rangkaian Multiplexer dan  Demultiplexer

Terdapat 4 Input  kita sebut saja yaitu D0, D1, D2 dan D3 namun hanya memiliki 1 Output. Select input berfungsi memilih salah satu Input diantara 4 input tersebut dan menghubungkannya ke jalur Output. Dengan demikian, pengguna dapat memilih satu satu sinyal yang diperlukannya saja. Ini merupakan contoh Multiplexer secara mekanis. Kondisi tersebut diatur  dengan kombinasi bit , apabila Data input terdapat 4 maka kondisi select pengendalinya ada 2 dan seterusnya seperti tabel kebenaran berikut ini:

Input Mux

Select Input

1

0

2

1

4

2

8

3

16

4

dst

dst

Dapat disederhanakan mejadi persamana  = dimana n merupakan nilai dari banyaknya select input untuk mengatur kombinational input pada multiplekser.

Kita ambil contoh inputan multipkeser 4 pin (2 bit select Input ).maka tabel kebenaran untuk pergantian inputan di multiplekser berdasarkan select input seperti pada tabel dibawah ini

Pengertian Multiplexer - Fungsi, Jenis, Bagian Multiplekser dan Cara Kerja

Sinyal Pengendali (S1 dan S0)  mengendalikan output dari multiplekser dengan memberi logika 1 atau 0, maka terdapat kombinasi sebanyak 4 kombinasi untuk kondisi ON, dan 4 kombinasi untuk kondisi OFF

Jadi dapat dikatakan bahwa terdapat tiga syarat minimum yang paling dasar yang harus terdapat pada sebuah Multiplexer, yaitu terminal Input, terminal Output dan terminal Sinyal Pengendali.

  • Terminal Input : Terminal Input atau jalur Input adalah jalur sinyal yang tersedia yang harus dipilih (biasanya lebih dari satu Input). Sinyal-sinyal ini dapat berupa sinyal digital atau sinyal analog.
  • Terminal Output : Perlu diketahui bahwa sebuah Multiplexer akan hanya memiliki satu jalur output. Sinyal input yang dipilih akan dihubungkan ke jalur output.
  • Terminal Pengendali atau Terminal Pemilih : Terminal Pengendali ini digunakan untuk memilih sinyal jalur input. Jumlah jalur pengendali pada Multiplexer tergantung pada jumlah jalur input yang dimiliki. Misalnya pada multiplexer yang memiliki 4 input, maka akan memiliki 2 terminal sinyal pengendali sedangkan Multiplexer yang memiliki 2 Input hanya memiliki 1 terminal sinyal pengendali.

 


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Unordered List

Support